Business is Trust
Build your own business 2
Ramadhan
Kau kunanti ketika jauh,
menunggumu pagi dan petang
kau kusambut ketika datang,
dengan suka riang, dan marhaban
hatiku bahgia ketika kau menjelang
tenteram ketika kau datang
ghirah-ku terbakar, menyala-nyala seperti lahar yang terpancar
dari gunung-gunung yang terpancang dan berjalan
shaum-ku adalah sambutan selamat datang
tadarrus-ku adalah lantunan rayuan
qiyam-ku adalah kemesraan
bersatu, menyatu, khusuk dalam jalinan ketakwaan
Namun, hari ini ketika sang surya tenggelam
dan takbir yang tercampur haru biru datang
kau kembali ke haribaan, pergi
tinggalkan tungku hati yang masih terbakar menyala
tingalkan kerinduan yang belum juga sirna
Ramadhan,
semoga tahun depan masih bersua
SMS Spam
Penipuan Modus Baru
Nomor yang menelepon adalah nomor gsm biasa, bukan no call center telkomsel atau setidaknya bukan no fixed phone. Cara bicaranya pun tidak mencerminkan seorang customer service. Hanya disuruh menghubungi center di no sekian-sekian. Jikalaupun dari call center telkomsel, pastilah dia langsung bilang tujuan dan maksudnya, tidak menyuruhku menelepon no tertentu. Mungkin no yang dihubungi adalah no Jakarta, tapi jangan salah, Flexi bisa di-combo dan di-divert. Dan kita tidak tahu no asli yang dihubungi apabila no tersebut di-combo atau di-divert.
Apakah saya bekerja hanya untuk memperkaya bos saya?
Akhirnya....
(Kembali) Nyepi di Bali
Hari-hari yang melelahkan
Sejarah
Facebook, should I?
Selamat Jalan, Sobat
Refresh
Undangan Reuni Alumni El Rahma
Mengundang semua rekan untuk hadir di acara reuni akbar keluarga besar El Rahma pada :
Hari / tgl : Minggu, 11 Juli 2010
Jam : 07.00 WIB
Tempat : X-Urang (sedang dalam konfirmasi), Jogjakarta
Tema : Membedah Manfaat Tali Silaturahmi
Undangan ini ditujukan kepada semua lulusan El-Rahma, baik STMIK maupun LPK semua angkatan.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik http://www.kabarlama.com/?page_id=3/out-of-the-topic/undangan-reuni/page-1/
Bagaimanakah Rasanya?
Untuk Rh. Widada & YRH
Bagaimanakah rasanya,
kehilangan orang yang sangat dicintai,
cahaya mata yang sedang lucu-lucunya?
Bagaimanakah rasanya,
kehilangan permata hati,
pelepas lelah, pengundang tawa dengan segala tingkahnya?
Bagaimanakah rasanya?
Bagaimanakah rasanya?
Air mataku menitik
melihat dengan jelas kau terpukul di sana
Aku juga seorang Ayah!
ya Rabb penguasa semesta,
tegakkan hati saudara kami
jangan palingkan wajahnya dari-Mu
karena hendak Kau muliakan mereka.
ya Rabb penguasa semesta,
yang menguasai segala rahasia
hindarkan kami dari segala marabahaya dan penyakit
ya Rabb yang memiliki segala puja,
pertemukanlah mereka dengan putri yang dicintainya
dalam dekapan tangan-Mu, nanti di surga
Yahoo Messenger Pingbox
Sudah pernah mencoba Yahoo Messenger Pingbox? Yahoo Messenger Pingbox (selanjutnya disingkat YM Pingbox) merupakan sebuah embed media yang memungkinkan pengunjung blog / website untuk langsung terkoneksi chatting via Yahoo Messenger dengan pemilik blog tanpa harus memakai program YM. Embed media yang berbasis flash ini sangat mudah dipasang pada web kita. Hanya beberapa kali set, copy, dan paste, YM Pingbox sudah bisa aktif di web.
Meskipun memasukkan embed media chatting di blog bukanlah hal yang baru, namun YM Pingbox merupakan sebuah solusi efektif yang ditawarkan oleh Yahoo. Karena sebagaimana kita ketahui, pengguna Yahoo Messenger sangat dominan di dunia maya ini. Namun, tidak seperti embed media atau bahkan widget lainnya, YM Pingbox bersifat private. Artinya, chatting hanya berlangsung dua arah antara pemilik situs dan pengunjung individual secara eksklusif. Pengunjung situs yang lainnya tidak bisa melihat pembicaraan kita dengan individu tersebut.
Untuk mengaktifkan YM Pingbox, klik http://id.messenger.yahoo.com/pingbox. Klik tombol Buat Pingbox yang berada di sebelah kanan. Sebelumnya Anda harus mengaktifkan Yahoo Messenger anda. Jangan lupa, download yahoo messenger terbaru (versi 9) supaya lebih stabil.
Setelah di klik tombol Buat Pingbox, akan muncul setting yang bisa Anda atur sesuai dengan keinginan.

Setelah itu, klik Tombol Simpan.
Selanjutnya akan muncul script yang bisa Anda pilih akan dimasukkan ke mana YM Pingbox Anda. Beberapa pilihan yang ada, website umum, blogger, friendster, dll. Setelah dicopy script-nya, paste-kan ke web / blog Anda.
Hasilnya, bisa Anda lihat di sebelah kanan blog ini. :D
Kalut
Sobat, pernahkah engkau merasa ditinggalkan oleh orang-orang yang engkau percaya? Yang engkau yakin mereka akan selalu berada di sisimu pada situasi dan kondisi apa pun?
Sobat, pernahkah engkau merasa bahwa engkau berdiri sendiri, ditinggalkan oleh orang yang kau harap dapat bersandar kepadanya?
Pada saat engkau berada di puncak, seluruh orang mengerumunimu, seperti semut yang menemukan gula-gula berjuta-juta. Pada saat engkau berada di kondisi terbaik, semua orang seakan ingin mendapat semangat dari kondisi terbaikmu itu. Pada saat engkau dapat mencapai target-target, kau dipuji-puji disanjung bak pahlawan yang baru pulang dari medan perang.
"Nothing Personal, It's all Just Business", itu yang mereka ucapkan padamu pada saat kondisimu melemah, pada saat engkau sedang berada di bawah, pada saat engkau berharap dapat bersandar kepadanya.
Sobat, ini bukan ungkapan patah semangat. Hanya ungkapan kekalutan yang menyelimutiku. Dan aku harus siap menjalaninya.
Bersama Kesulitan ada Kemudahan, bersama kesulitan ada kemudahan. Kesulitan tidak akan mengalahkan dua kemudahan.
Konsep tentang Kesulitan
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir. (QS. Al-Baqarah 2: 286)
Adanya kesulitan, kesusahan, atau kesempitan yang menimpa manusia, semuanya merupakan izin dari Allah SWT. Meskipun pada dasarnya semua kesulitan yang menimpa manusia merupakan kesalahan dari manusia itu sendiri, tetapi tetap semuanya terjadi dengan izin dari Allah SWT. Dari Ayat di atas, Allah menyatakan dengan gamblang, bahwa segala sesuatu, baik itu kesulitan ataupun kemudahan, tidak dibebankan kepada manusia, kecuali sesuai dengan kemampuannya. Allah tidak pernah mendholimi makhluk ciptaan-Nya. Hanya terkadang manusia yang merasa "tidak sanggup" memikul beban yang berat, padahal semuanya itu sebetulnya mampu dipikulnya.
Adalah sangat merugi apabila manusia yang ditimpa kesulitan berputus asa dan meratapi nasib. Di balik semua kesulitan pastilah ada kemudahan. Ayat ini mungkin sering kita baca, namun jarang sekali kita resapi maknanya. Bahkan Allah mengulang kalimat ini dua kali.
Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. (QS. Al-Insyirah 94: 5-6)
Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa ketika turun ayat ini (S.94:2-6) Rasululloh SAW. bersabda: "Bergembiralah kalian karena akan datang kemudahan bagi kalian. Kesusahan tidak akan mengalahkan dua kemudahan." (Diriwayatkan oleh Ibnu jarir yang bersumber dari al-Hasan.)
Dalam sebuah khotbah Jumat, dikemukakan: Kesulitan itu ibaratnya kita mendaki gunung yang tinggi. Untuk mencapai puncak gunung tersebut, banyak halangan yang kita dapati. Rasa lelah, kepanasan, perubahan suhu yang drastis, dll. Ada kalanya juga kita dapati binatang buas, atau jurang yang terjal yang tiba-tiba saja ada di depan mata. Namun tetap dengan semangat yang membara, akhirnya sampailah ke puncak gunung. Pengorbanan yang dilakukan dengan susah payah sebelumnya akan hilang. Kesusahan yang dirasakan akan berganti dengan kegembiraan. Selain puas karena mencapai puncak, akan terlihat juga betapa indahnya alam ciptaan Allah SWT. Kurang lebih seperti itulah gambaran kemudahan yang akan didapatkan setelah mengalami kesulitan.
Ada baiknya juga, sebagai penyemangat kita tadabburi Sabda Rasulullah SAW (Saya lupa redaksinya, cuman kurang lebih seperti berikut)
Semua urusan kaum Mukmin itu ajaib. Segala sesuatu yang menimpa kaum Mukmin itu baik. Dan tidak akan ada yang demikian itu kecuali pada kaum Mukmin. Apabila dia ditimpa kemudahan, dia bersyukur dan itu baik baginya. Apabila ditimpa kesusahan dia bersabar, dan itu baik pula baginya.
Jadi, gak perlu khawatir dengan kesusahan yang menimpa kita. Kemudahan akan datang setelah kesusahan. Yakinlah.
Konsep tentang Rizki Allah
Sebetulnya agak susah untuk memulai menulis tentang tema ini. Aku yakin akan banyak pro dan kontra setelah tulisan ini aku publikasikan. Namun menurutku, inilah konsep yang paling tepat. Konsep yang harus diyakini oleh setiap muslim. Apabila ada yang kurang tepat, mohon dikoreksi. Hal tersebut murni kekhilafan dari diri saya pribadi.
Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh). (QS Huud 11: 6)
Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa Sesungguhnya Allah melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan Dia (pula) yang menyempitkan (rezki itu). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang beriman. (QS. Ar-Ruum 30: 37)
Atau siapakah dia yang memberi kamu rezki jika Allah menahan rezki-Nya? Sebenarnya mereka terus menerus dalam kesombongan dan menjauhkan diri? (QS. Al-Mulk 67: 21)
Dari beberapa ayat yang saya kemukakan di atas, ada satu hal yang ingin saya garis bawahi, yaitu urusan rezki mutlak hak Allah untuk menentukan. Apakah seseorang itu akan dilapangkan-Nya, ataukah akan disempitkan-Nya. Namun satu hal yang pasti, apa yang telah ditakdirkan Allah kepada kita, itu merupakan takdir TERBAIK yang harus kita terima. Mungkin terlalu ekstrim apabila saya berkata bahwa sesungguhnya manusia itu tidak perlu bersabar. Yang ada hanya bersyukur. Diberi kemudahan, bersyukur. Diberi kesempitan pun bersyukur. Karena seperti yang saya ungkapkan di atas, segala yang menimpa kita merupakan takdir TERBAIK yang telah diskenariokan Allah kepada kita. Bukankah segala sesuatu itu datangnya dari Allah?
Rezki merupakan satu dari tiga bagian takdir Allah yang tidak bisa diubah, selain tentunya Jodoh dan Mati.
Katakanlah: "Aku tidak berkuasa mendatangkan kemudharatan dan tidak (pula) kemanfaatan kepada diriku, melainkan apa yang dikehendaki Allah." Tiap-tiap umat mempunyai ajal. Apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukan(nya). (QS. Yunus 10: 49)
Menjadi orang kaya atau menjadi orang miskin bukanlah sebuah pilihan. Allah-lah yang menentukan apakah seseorang itu menjadi seorang yang kaya atau miskin. Apabila Allah telah mentakdirkan, misalnya hari ini kita mendapat rezeki 5 juta rupiah, Insya Allah (karena tidak boleh bilang pasti ya!) hari ini kita akan mendapatkan rezeki 5 juta rupiah. Namun, yang perlu dicermati adalah proses kita mencari rezeki tersebut, apakah dengan cara yang halal dan thoyib, ataukah dengan cara-cara yang haram dan bertentangan dengan ajaran Allah SWT. Namun sesungguhnya, apabila cara yang haram yang dilaksanakan, tentulah sangat merugi orang tersebut. Makanya, Aa Gym selalu bilang untuk masalah rezki dengan konteks "menjemput", bukan mencari. Karena masing-masing manusia telah ditentukan kadar rizkinya.
Proses, atau boleh saya bilang dengan ikhtiar itulah yang mendapat nilai di sisi Allah SWT. Bukan hasil. Ukuran kesuksesan seorang muslim adalah dari proses tersebut, yaitu berapa banyak ibadah yang telah dilakukannya, bukan dari hasil. Apabila Allah memandang seseorang dari hasilnya, maka Rasulullah (mungkin) orang yang pertama kali protes terhadap Allah SWT. Inilah perbedaan antara konsep Islam dan konsep orang-orang kapitalis. Orang-orang kapitalis lebih mengutamakan hasil daripada proses, sehingga apapun dilakukan dengan cara bagaimanapun supaya hasil bisa tercapai.
Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS. Al-Hujurat 49: 13)
Lalu, bagaimana dengan konsep keadilan. Adilkah seseorang yang giat bekerja tetapi hanya mendapat rezki sedikit? Sedangkan seseorang yang satunya hanya bersantai-santai mendapat rezki yang banyak?
Ada dua hal yang ingin saya bahas tentang pertanyaan ini. Pertama, konsep keadilan dalam Islam (atau mungkin secara universal) bukanlah membagi sesuatu itu sama rata, sama rasa. Ada yang mendefinisikan adil sebagai "menempatkan sesuatu sesuai dengan tempatnya". Kebalikannya adalah dholim. Yang harus kita yakini, Allah adalah Tuhan yang Maha Adil. Ketentuan dan keputusan Allah adalah ketentuan dan keputusan yang seadil-adilnya. Adakah yang meragukan hal tersebut? Jika masih ragu, lalu siapa kita ini? Adalah hak Allah untuk tidak menciptakan kita. Ada atau tiadanya kita, tidak berpengaruh terhadap Kebesaran, Kesucian, dan Keadilan Allah SWT. Satu hal yang harus kita yakini, seperti yang saya ungkapkan di atas, Apa yang menimpa kita merupakan skenario TERBAIK yang ditakdirkan Allah kepada kita. Kedua, yang dinilai dari seorang muslim itu bukan hasil, tetapi proses. Siapa yang bisa menjamin bahwa seseorang yang banyak harta lebih bahagia daripada orang yang kesempitan? Siapa yang bisa menjamin bahwa harta yang banyak lebih berkah daripada harta yang sedikit? Kebahagiaan dan keberkahan, setidaknya dua hal di atas yang bisa dijadikan tolok ukur, bukan nilai, bukan rupiah.
Lalu pertanyaan selanjutnya, jika begitu untuk apa kita berikhtiar, bukankah rezki sudah ditentukan oleh Allah?
Sebagai gambaran, ada baiknya kita simak shiroh di dalam Al-Quran dalam sebuah ayat
Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu (QS. Maryam 19: 25)
Ayat di atas menceritakan tentang Maryam, Ibunda Isa a.s. Dia menengadahkan tangan berdoa kepada Allah supaya Allah memberinya rizki di saat kesusahan yang dideritanya memuncak, hamil tua dan berada di perasingan. Namun apa yang diwahyukan Allah kepadanya? Goyangkan pangkal pohon kurma itu. Ini merupakan ajaran kepada kita untuk berikhtiar. Maryam yang sedang dalam kondisi susah pun, harus berikhtiar untuk mendapat rizki dari Allah.
Berikhtiar dan berdoa merupakan sebuah kewajiban dari seorang muslim terhadap usaha yang dijalankannya. Meskipun takdir rezki Allah yang berhak menentukan, tidaklah patut bagi kita sebagai manusia, hanya berpangku tangan, berdiam diri. Tidak ada rezki yang jatuh dari langit, tiba-tiba datang di hadapan kita. Harus ada usaha dari kita untuk menjemputnya. Usaha itulah yang akan mendatangkan kebahagiaan kita kelak di akhirat. Atau, jika memang ingin bersantai-santai berpangku tangan, sudahkah pernah membaca ayat ini
Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (QS Al-Ahsr 103: 1-3)
Bukankah ada "amal sholih" yang harus kita lakukan supaya kita tidak merugi?
Recent Comments